Rabu, 28 Januari 2009

KNOWLEDGE MANAGEMENT

Oleh : Mohamad Wahyudin, SH


“ Kebiasaan itu belum tentu benar, Tetapi
Menegakkan Kebenaran harus dibiasakan “


Pada tulisan ini, kami mencoba memberikan satu bahan pemikiran dan wacana untuk pembentukan SDM Pengetahuan, maka haruslah mempunyai suatu wadah yang dapat mendukung pembentukkannya. Lahirnya SDM pengetahuan tidak akan lepas dari pengelolaan manajemen perusahaan tersebut.
Berdasarkan wacana tersebut diatas, maka kami mencoba membentuk pengelolahan manajemen yang seperti apa yang dapat mendukung terbentuknya SDM pengetahuan. Dalam tulisan ini kami menamakan Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management).
Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management). Pengertian secara umum manajemen yang berbasis pengetahuan. Sedangkan pengertian khusus Adalah suatu manajemen yang mengikuti suatu proses pengumpulan, evaluasi, penataan, analisis, penyebaran dan pemanfaatan informasi serta penciptaan pengetahuan oleh pembuat keputusan.
Tujuan manajemen Pengetahuan ini adalah memastikan bahwa semua individu dalam perusahaan memiliki akses yang memadai terhadap pengetahuan dan kemampuan untuk memanfaatkan pengetahuan dengan cara yang paling menguntungkan perusahaan.
Manajemen Pengetahuan ini sangat relevan kita gunakan, mengingat satu-satunya medan pertempuran bisnis yang tersisa dan belum terjamah oleh banyak pihak adalah informasi atau data. Informasi saat ini ada dimana-mana dan sangat mudah mendapatkannya, akan tetapi pengolahan informasi sehingga berubah menjadi pengetahuan yang berdaya terap adalah kunci kesuksesan.
Kesuksesan atau kegagalan sebuah bisnis tergantung pada serangkaian keputusan yang berurutan. Tiap keputusan yang dibuat oleh eksekutif atau pemilik bisnis didasarkan pada pengetahuan mereka. Keputusan-keputusan ini keberhasilannya bergantung pada pengetahuan yang didukung oleh suatu informasi.

10 Langkah Mengubah Informasi menjadi Pengetahuan
1. Cari, menggali sebanyak mungkin informasi atau data yang berhubungan dengan segala aspek.
2. Dapatkan, Menggali informasi / data harus dari sumber yang terpercaya
3. Evaluasi, Setiap informasi / data harus dipilah dan dipilih dari segi
kualitas, konteks, umur dan tingkat kevalidannya.
4. Susun, salinlah informasi secara benar, runtut dan sistematis.
5. Pahami, Informasi tidak langsung searah dengan apa yang kita tuju, informasi memiliki arti berbeda untuk setiap orang, dengan demikian pahami terlebih dahulu apakah informasi ini dapat digunakan untuk mewujudkan tujuan kita.
6. Analisis, lakukan analisis terhadap informasi / data dengan melibatkan semua faktor yang ada.
7. Simpulkan, informasi / data yang telah dianalisis segera disimpulkan.
8. Sebarluaskan/distribusikan, informasi harus sampai pada orang-orang yang tepat dan berkompeten terhadap pencapaian tujuan.
9. Bertindak berbasis informasi, setiap keputusan yang akan diambil harus ditopang dengan informasi yang valid dan hasil dari analisis.
10. Gabungkan, Pelihara, Perbaharui, Informasi bersifat dinamis dan hidup, Informasi harus disimpan, dikelola, dipelihara dan diperbaharui terus menerus.
Guna menyukseskan program Manajemen Pengetahuan , kita harus memerlukan tiga hal yaitu :
1. Sumber informasi, data, pendapat dari pelanggan prospektif.
Ada beberapa pertanyaan yang harus kita temukan jawaban dari pelanggan kita yaitu :
APA yang dicari oleh Konsumen ?
MENGAPA konsumen mencari produk atau jasa tertentu ?
KAPAN Konsumen melakukan pembelian ?
BAGAIMANA pembeli prospektif memilih pemasok ?
DI MANA kita bisa menemukan konsumen ?
Kepada SIAPA sebaiknya kita berbicara ?
2. Informasi mengenai perusahaan yang bersaing dengan kita. Yang terdiri dari :
Nama Perusahaan Pesaing.
Kantor Pusat atau Cabang
Tren Kerja
Struktur Harga
Anggota-anggota kunci di perusahaan tersebut.
Target-target pasar dari perusahaan pesaing.
Fitur-fitur unik dari pesaing.
Strategi jangka pendek dan jangka panjang
Produk dan layanan baru dari pesaing
Pasar yang telah dicapai oleh pesaing
Reputasi pesaing dalam komunitas bisnis seperti apa ?
3. Informasi mengenai apa yang diinginkan oleh pelanggan
Bahwa kita harus mengetahui bagaimana konsumen membuat keputusan memilih suatu produk atau jasa.
(penulis adalah Manajer SDM PT Dharma Lautan Utama)

2 komentar:

naivejournalist.id mengatakan...

http://dettifebrina.blogspot.com/2009/09/kapal-bagus-mesthika-kencana.html

Waktu naik Mesthika Kencana, saya berjanji untuk menulis. Kini tunailah janji saya. Salam

Deny Ferdyan mengatakan...

The bottom line is,
"How to make customer feel home in our tent"
it's mean cutomer becoming a part of our company,of course our services are deadly weapon to grap a loyal customer.

Ayo dong pertimbangkan saran gw di post "Kompetensi Individu dan koorporate" kita ajukan pemerintah, dan butuh expert jugdment dari lu din..